Mozaik Islam

Puasa Ramadhan, Fiqih Shalat, Rahasia Sunnah, Zakat Fitrah, Haji dan Umrah

Berniat Baik (Ihtisab) dalam Mendidik Anak

Seorang muslim hendaknya menghadirkan niat yg baik dalam mendidik putra-putrinya. demikian pula ketika melaksanakan amal-amal yg lain, & mengharapkan pahala dari Allah.

Al Kafawi berkata: “Makna ihtisab adl mencari pahala dari Allah. Oleh karena itu, sabar atas bencana yg menimpa merupakan penenang jiwa orang yg mengharap pahala dari Allah sehingga tdk membenci musibah yg menimpanya, melainkan ia mencari pahala dari Allah ketika bersabar atas musibah tersebut.

Ibnul Atsir berkata: “Makna ihtisab dalam melaksanakan amal saleh & ketika menghadapi hal-hal yg tdk disukai adl sikap bersegera mencari & mendapatkan nilai pahala dgn cara berpasrah diri & sabar, atau dgn menggunakan bermacam cara utk mendapatkan kebaikan & melakukannya sesuai cara yg diajarkan dgn harapan mendapatkan pahala.

Oleh karena itu, kawan-kawan tertercinta, ihtisab terbagi 3 macam:

  1. Mencari pahala dari Allah dgn bersabar atas segala masalah yg tdk disukai, seperi kehilangan anak yg sudah tumbuh besar.
  2. Mengharap pahala dari Allah Subhanahu wa ta’ala ketika melakukan amal saleh, seperti berpuasa di bulan Ramadhan dgn penuh keimanan & mengharap pahala dari Allah. Demikian pula seluruh amal-amal taat kpd Allah, sebagaiman hadits yg disabdakan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam

    “مَنْ صاَمَ رَمَضاَنَ إِيْماَناً وَاحْتِساَباً غُفِرَ لَهُ ماَ تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ”

    Barangsiapa yg berpuasa di bulan Ramadhan dgn penuh keimanan & menharap pahala dari Allah maka dosa-dosanya yg telah lalu diampuni.” (Hadis Riwayat: Bukhari & Muslim)

  3. Ihtisab kpd Allah sbg penolong bagi hamba ketika dihadapkan dgn macam-macam cobaan, seperti terhalang dari tujuan, mendapatkan sesuatu yg menakutkan atau terjadinya yg membahayakan. Jadi, arti Ihtisab adl merasa cukup dgn Allah sbg penolong & rela dgn pembagianNya, sedikit ataupun byk .

Banyak faidah & manfaat dari sikap ihtisab, di antaranya:

  1. Ihtisab dalam melakukan ibadah akan menjadikannya murni & ikhlah hanya utk Allah yg tdk ada balasannya selain surga.
  2. Ihtisab dalam menghadapi hal-hal yg tdk diinginkan akan menolak rasa sedih & menyesal. Sebaliknya hal itu akan menarik rasa riang & senang serta mengubah yg diduga malapetaka oleh orang menjadi sesuatu nikmat.

Ditulis oleh Muhammad bin Ali al Arfaj