Mozaik Islam

Puasa Ramadhan, Fiqih Shalat, Rahasia Sunnah, Zakat Fitrah, Haji dan Umrah

Umar bin Al-Khattab

Shahabat Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam ini mengikuti semua peperangan bersama Beliau seperti perang Badar, Khandak & peperangan bersejarah lainnya. Dia dilahirkan 3 belas tahun setelah peristiwa tentara bergajah & termasuk generasi pertama yg masuk Islam. Dan Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda tentang Umar bin Al-Khattab di dalam sebuah hadits riwayat Imam Ahmad, “Sesungguhnya Allah menjadikan kebenaran itu pd lisan & hati Umar”.

Dan Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda tentang Umar di dalam sebuah riwayat yg dikeluarkan di dalam as-shahihaini dari Sa’d bin Abi Waqqas, “Demi Allah yg jiwaku berada di tangan -Nya tidaklah syetan bertemu denganmu saat berjalan pd sebuah jalan kecuali syetan itu mengambil jalan yg lain dari jalan yg engkau lalui”.

Islamnya Umar bin Al-Khattab sbg kemenangan kaum muslimin, sbg kegembiraan bagi mereka dari segalah tekanan, hijrahnya sbg kemenangan, kepemimpinannya sbg rahmat, Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam menikahi anaknya & beliau termasuk salah seorang yg diberi kabar gembira utk masuk surga. Pada masa jabatannya, kerajaan Persia & Romawi ditaklukkan. Abdullah bin Mas’ud berkata tentang Umar ibnul Khattab, “Allah tdk disembah dgn cara terang-terangan kecuali setelah masuknya lelaki ini (Umar Ibnul Khattabt) ke dalam Islam”.

Dialah orang yg digelari al-faruq pd umat Islam ini, namanya adl Umar Ibnul Khattab bin Nufail bin Abdil Uzza Al-Qurasy Al-Adwi, Abu Hafsh. Keislamannya sbg wujud kabar gembira yg diberitahukan oleh Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam di dalam riwayat Al-Turmudzi dari Ibnu Abbas bahwa Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Ya Allah, Muliakanlah Islam ini dgn salah seorang dari 2 lelaki yg Engkau sukai, yaitu Abi Jahl atau Umar bin Al-Khattab”. Ibnu Abbas berkata; Maka yg lbh dicintainya adl Umar”.

Diriwayatkan oleh Al-Bukhari di dalam kitab shahihnya dari Ibnu Mas’ud radhiallahu ‘anhu bahwa dia berkata, “Kami dalam keadaan mulia sejak masuknya Umar ke Islam”.

Ibnu Abbas berkata, “Orang yg pertama masuk Islam secara terang-terangan adl Umar”. Para sejarawan menyebutnya sbg orang yg bertubuh sangat tinggi, sehingga jika dia mengendarai seekor kuda maka kakinya menjulur ke tanah, bersamaan dgn itu dia adl seorang lelaki yg kekar berbahu lebar, berlengan kuat, berkulit putih kemerah-merahan. Banyak hadits yg menjelaskan tentang kedudukan & keutamaannya di antaranya adl hadits yg diriwayatkan oleh Al-Turmudzi di dalam sunannya dari Uqbah bin Amir bahwa Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Seandainya ada seorang Nabi yg muncul setelahku maka Nabi itu adl Umar”.

Di dalam Al-Shahihaini dari Abi Hurairah radhiallahu ‘anhu berkata: Pada saat aku tertidur & diperlihatkan kepadaku surga, tiba-tiba seorang wanita sedang berwudhu’ di samping sebuah istana, maka aku bertanya, “Istana siapakah ini?. Maka mereka berkata, “Ini adl istana Umar bin Al-Khattab, lalu aku mengingat kecemburuannya maka aku pergi meninggalkannya”. Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu berkata, “Umar menangis saat mendengar hal itu, lalu dia berkata. Apakah kepadamu saya harus cemburu wahai Rasul yg bapak & ibuku sbg tebusan bagimu”.

Diriwayatkan oleh Al-Bukhari & Muslim di dalam kitab shahihnya dari Abi Sa’id Al-Khudri radhiallahu ‘anhu bahwa Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Pada saat aku tertidur aku melihat manusia berdatangan kepadaku & mereka memakai baju pd badan mereka, di antara mereka ada yg bajunya sampai dada mereka, & di antara mereka ada yg di bawah susu, lalu Umar datang & dia memakai baju yg sangat panjang?. Para shahabat bertanya: Apakah penafsiran mimpi tersebut wahai Rasulullah?. Dia bersabda: “Agama (pemahaman terhadap agama) ”.

Umar adl seseorang yg diberikan ilham, beberapa ayat Al-Qur’an diturunkan sesuai dgn pendapatnya. Di dalam Al-Shahihaini dari Umar bahwa dia berkata, “Pendapatku sesuai dgn ayat-ayat Allah pd 3 perkara. Aku berkata, “Wahai Rasulullah seandainya kita menjadikan maqam Ibrahim sbg tempat shalat, maka turunlah firman Allah subhanahu wa ta’ala:

“Dan jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat salat”.(Al Qur’an Surat: Al-Baqarah: 125).

Dan ayat tentang hijab, aku berkata, “Wahai Rasulullah, seandainya engkau menyuruh kpd istri-istrimu utk berhijab, sebab orang yg berbicara dgn mereka adl orang yg baik & buruk, lalu turunlah ayat tentang hijab maka berkumpullah para istri Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam & cemburu kepadanya maka aku berkata kpd mereka (dengan membacakan sebuah ayat):

Jika Nabi menceraikan kamu, boleh jdi Tuhannya akan memberi ganti kepadanya dgn istri-istri yg lbh baik daripada kamu…”. (Al Qur’an Surat: Al-Tahrim: 5).

Begitu juga, pendapat Umar sesuai dgn ayat Allah di dalam sikap terhadap tawanan perang Badr, & masalah meninggalkan shalat atas orang munafiq & byk lagi pendapat-pendapat yg lain. Dia adl tokoh shahabat yg paling alim & paham terhadap agama. Abdullah bin Mas’ud berkata, “Seandainya ilmu Umar diletakkan dalam sebuah timbangan & seluruh ilmu orang yg hidup di muka bumi ini diletakkan dalam sebuah neraca timbangan yg lain maka pasti yg lbh berat adl neraca timbangan ilmu Umar, & bahkan para shahabat melihat bahwa dia telah membawa pergi sembilan persepuluh ilmu.

Dirinya memegang jabatan khilafah setelah meninggalnya Abu Bakr ash-Shiddiq pd tahun ke 3 belas Hijriyah, dia sosok pribadi yg bertaqwa, wara & zuhud, tdk menghiraukan cercaan orang lain dalam menegakkan agama Allah. Banyak terjadi penaklukan pd masa pemerintahannya bahkan negeri Persi & Romawi jatuh takluk pd masa pemerintahannya, & inilah keberhasilan yg paling besar di dalam sejarah kepeminpinannya. Dan pd sesuatu masa masyarakat ditimpa kelaparan yg parah, dunia mengalami musim paceklik, bumi menghitam, hujan tdk lagi turun pd masa itu, & masa itu disebut dgn tahun ramad (tahun paceklik). Pada masa itu, makanan kesehariannya adl roti & minyak & dia pernah berkata, “Aku tdk akan merasakan kekenyangan sehingga bayi-bayi kaum muslimin merasakan kekenyangan. Dan di dalam shahih Bukhari dari Amr bin Maimun Al-Anshori bahwa dia berkata, “Aku menyaksikan menjelang wafatnya Umar bahwa dia berkata, “Jika Allah menyelamatkan aku maka aku akan menjadikan para janda di Iraq mereka tdk butuh bantuan seorang lelakipun selamanya setelah aku meninggal dunia , namun tidaklah lewat hari keempat kecuali dia telah wafat”.

Allah subhanahu wa ta’ala telah memuliakan Umar dgn mati syahid di jalan Allah, & pembunuhannya dilakukan oleh seorang pengkhianat lagi buruk yaitu Abu Lu’lu’ah Al-Majusi pd tahun 2 puluh 3 hijriyah pd saat dirinya sedang mengimami kaum muslimin menjalankan shalat fajar & dia menikamnya dgn sebilah pisau yg memiliki 2 mata.

Diriwayatkan oleh Al-Bukhari di dalam kitab shahihnya dari Ummul Mu’min Hafshah bahwa Umar pernah berdo’a, “Ya Allah berikanlah kepadaku mati syahid di jalan -Mu & jadikanlah kematianku di negeri Rasul -Mu”.9 Maka Allah mengabulkan permohonannya yg mulia.

Semoga Allah memberikan keridhaan-Nya kpd Umar & memberikan balasan yg lbh baik karena perjuangannya membela Islam & kaum muslimin & semoga Allah mengumpulkan kita bersamanya di dalam surga -Nya yg mulia bersama para Nabi, orang-orang yg jujur, orang-orang yg mati syahid & kaum yg shaleh & mereka itulah sebaik-baik teman.

Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam, semoga shalawat & salam tetap tercurahkan kpd Nabi kita Muhammad & kpd keluarga, shahabat serta seluruh pengikut beliau.

Karya: Dr. Amin bin Abdullah asy-Syaqawi, Terjemah : Muzaffar Sahidu